Minggu, 06 April 2014

SIAPA aku????

dalam KESENDIRIAN aku MENYENDIRI

Sepertinya sudah menjadi kebiasaanku, dan mungkinkah ini sudah menjadi kepribadianku???
entah mengapa, begitu tenang ketika aku sendirian melampiaskan apa yang dirasakan baik melalui tulisan ataupun sekedar merenung tentang apa yang sudah aku alami selama ini,
dan yang terpenting kejadian-kejadian di beberapa hari terakhir.
mungkin itu salah satu moment dimana aku bisa mengevaluasi diri terhadap perkembangan apa saja yang terjadi atas diri ini,
dan bagaimana memperbaikinya sesuai standar yang aku buat sendiri sesuai angan dan harapan
dulu saat aku baru masuk kuliah seringkali ku berfikir,
mengapa aku suka menyendiri??
apakah aku memang sendirian?
apa aku tak memiliki teman?? atau bahkan
apakah aku tak butuh seorang teman untuk aku berbagi kisah disetiap hariku?
atau seorang kenalan dimana aku bisa tertawa bersama??
hingga teman-teman mengatakan kenapa aku begitu diam, dan raut wajahku selalu memperlihatkan keseriusan,,
seiring berjalannya waktu, ada sebuah keinginan untuk aku mengembangkan diri dengan apa yang ada disekitarku,
terlebih saat dunia perkuliahan yang menuntut mahasiswa untuk belajar bekerjasanma,
aku mencoba membaur dengan orang-orang disekitarku, aku ikuti segala kegiatan yang memotivasi diri untuk mengenal lingkungan,
dan yang paling penting yaitu mengenal diri sendiri, proses untuk menemukan jatidiri kita sendiri.
hingga kemudian tiada menyangka, begitu banyak orang yang aku kenal, dimanapun aku berada disetiap sudut kampus pasti ada saja orang yang menyapaku, atau paling tidak aku tahu orang-orang besar yang duduk dikursi pemerintahan mahasiswa tingkat kampus, bahkan aku bisa berkumpul, bertatap muka langsung untuk membicarakan suatu agenda besar..
aku merasa sangat bahagia kala itu, banyak pengalaman aku dapatkan dari mereka semua.
dari pengalaman itu aku sadar, aku sekarang memiliki banyak teman dan ada banyak orang mengenalku,,, :)
karena terlampau banyak kegiatan yang aku minati hingga aku memiliki banyak jadwal, aku mengikuti beberapa organisasi,sibuk rapat sana-sini, tak ada waktu untuk berada dikos, berangkat pagi pulang malam, dan banyak lagi hal-hal yang aku lakukan hingga tak ingat waktu dan raga ini kelelahan,,
terlalu senang atas kesibukan yang aku lakukan, hingga melupakan manajemen waktu dan kemampuan diri sendiri,makan hanya sesempatnya saja tanpa memperhatikan nutrisinya
dan akhirnya aku mendapatkan peringatan dengan nikmat sakit. tiga hari berturut-turut setiap sore aku pasti demam, siangnya pusing, badan lemas, makan tak enak. hingga berakhir di rumah sakit, merepotkan teman kos dan ibu kos, dan terlebih keluarga yang dirumah, kakak dan ibu, dan lebih merasa tak sendirian ketika teman-teman sekelas dan organisasi datang bergantian,,
tentu saja cukup meringankan sakit yang aku rasakan dan momen tak terlupakan dimana kata-kata "teman menjadi saudara, yang tak hanya ada disaat senang, tapi saat sakitpun datang mendoakan dan membuatku tersenyum" .. terima kasih untuk semuanya, seolah aku menemukan keluarga baru.
lambat laun diri ini merasa bosan akan kesibukan yang terus datang, terlebih raga ini terasa lemah seolah mengingatkanku untuk tidak terlalu banyak aktivitas,
dan setelah merenung akan kejadian selama satu semester, aku merindukan kesendirian, saat dimana aku bisa melakukan apapun sesuka hati tanpa memikirkan orang lain, aku bebas kemana saja, bebas melakukan apa saja, yah,, kebebasan. aku merindukannya.
bukan berarti aku menjauh dari orang disekitarku, aku hanya butuh waktu dimana aku bisa meluapkan segalanya tanpa menjadikan orang lain sebagai korban pelampiasanku.

menyerapi kata sendiri, bukan berarti tak mau berteman dan bergaul dengan orang lain, tetapi karena dia ingin menikmati hidup sesuai yang ia rasakan saat itu, tak ingin membawa orang lain yang hanya akan membuatnya kecewa.
karena orang yang menikmati hidup dengan usahanya sendiri akan terbiasa melakukan apapun sendiri.
dan aku orang yang sudah terbiasa melakukan apapun sendiri.